Pemerintah Hangzhou meluncurkan aplikasi Xinanjiang Fog Forecast berbasis Internet of Things (IoT) pada 1 September 2024. Inovasi ini memadukan 120 sensor LiDAR dan satelit cuaca untuk memprediksi formasi kabut di Sungai Xinanjiang dengan akurasi 95% hingga 72 jam ke depan.

Dinas Pariwisata Zhejiang memasang sensor di 40 titik strategis sepanjang 373 km aliran sungai. Sistem ini menganalisis parameter kelembaban, suhu air, dan kecepatan angin, lalu menampilkan prediksi via peta digital real-time. “Pengunjung dapat mengakses info kabut melalui aplikasi untuk merencanakan waktu foto terbaik atau tur kapal,” ujar Kepala Dinas, Wang Lei.

Operator tur mengoptimalkan jadwal trip kapal listrik berdasarkan data aplikasi. “Kami meningkatkan frekuensi trip pagi hari saat kabut tebal muncul, yang menaikkan kepuasan pengunjung 40%,” kata Manajer Tur Xinanjiang, Zhang Wei. Hingga Oktober 2024, 85% homestay di tepi sungai memasang panel display yang menyinkronkan data kabut dari aplikasi.

Fitur unggulan termasuk notifikasi golden hour kabut via augmented reality (AR). Pengguna bisa mengarahkan kamera ponsel ke sungai untuk melihat simulasi formasi kabut dalam 6 jam berikutnya. Teknologi ini mengurangi 70% kasus pembatalan tur akibat ketiadaan kabut.

Pengembang aplikasi merencanakan integrasi dengan platform e-commerce tiket pesawat dan kereta. “Kami akan menambahkan rekomendasi paket tur otomatis berdasarkan prediksi kabut dan preferensi pengguna,” papar CTO Zhejiang Tech, Li Ming.

Inovasi ini mentransformasi fenomena alam menjadi aset pariwisata terukur, sekaligus menjadi model pengelolaan destinasi cerdas pertama di Tiongkok yang menggabungkan IoT, big data, dan ekosistem usaha lokal.